saco-indonesia.com, Mantan Kepala Kesbanglinmas Kepulauan Aru, Maluku, Gerson Gainau telah hilang akibat tenggelamnya perahu tradisional yang telah ditumpangi dalam pelayaran dari Desa Tunggu tujuan Dobo, ibu kota Kabupaten setempat, Minggu (26/1) petang. Pencarian hingga saaat ini masih dilakukan oleh tim SAR.

"Korban hingga kini belum dapat ditemukan, akibat upaya pencarian terhambat gelombang tinggi dan angin kencang," kata sumber Antara di Dobo, Ongky Nanulaitta, Senin (27/1).

Upaya pencarian yang intensif telah dilakukan sejak Minggu petang (26/1) yang terhambat oleh gelombang hingga ketinggian lima meter dan angin dengan kecepatan lebih dari 35 km per jam.

Pencarian yang dikoordinir Lanal Dobo dengan telah melibatkan masyarakat pesisir itu kesulitan karena hanya dengan mengandalkan perahu cepat (speedboat) maupun perahu tradisional.

Ongky juga mengemukakan, korban awalnya telah menumpang speedboat dari Desa Tunggu ke Dobo. Namun, dalam pelayaran armada cepat itu mogok karena adanya gangguan mesin lalu menumpang perahu tradisional. Nahas, perahu tradisional tersebut dihantam oleh gelombang tinggi sehingga terbalik dan Gerson terlepas pegangannya dari armada laut masyarakat pesisir tersebut.

Sedangkan, enam lainnya tetap berpegang di perahu tradisional, sehingga selamat dari dampak musim pancaroba yang telah melanda Tanah Air.

Sebelumnya kapal kargo KM Obelik yang karam di perairan Dobo, sejak 9 Januari 2014 hingga saat ini belum dievakuasi.

Kapal tu awalnya karam di perairan desa Wangel. Namun, karena terpaan gelombang hingga lima meter dan arus deras sehingga saat ini tergeser ke perairan Desa Wokam.


Editor : Dian Sukmawati

MANTAN PEJABAT DI MALUKU HILANG TENGGELAM

Artikel lainnya »